Pembahasan: Teknik Jaringan Komputer Teknologi Microwave Link Lengkap

4 min read

Pembahasan: Teknik Jaringan Komputer Teknologi Microwave Link Lengkap

Perkembangan teknologi yang menarik dalam bidang Teknik Jaringan Komputer dan Jaringan adalah teknologi Microwave link. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai teknologi Microwave Link pada TJKT.

Nah, teknologi terkini yang lagi kekinian banget di bidang komunikasi adalah Microwave Link. Teknologi ini memakai gelombang elektromagnetik buat ngirim data secara nirkabel lewat media udara.

Dengan menggunakan teknologi ini, transfer data menjadi semakin cepat dan dapat diandalkan, terutama dalam jarak yang jauh.

Teknik Jaringan Komputer Teknologi Microwave Link Lengkap

1. Mengenal Microwave Link

Apakah kamu pernah melihat tower Base Transceiver Station (BTS) saat sedang jalan-jalan? Jika iya, mungkin kamu pernah melihat struktur menarik yang terlihat seperti gendang di dalamnya. Nah, struktur menarik tersebut ternyata disebut dengan Microwave Link!

Microwave Link adalah sebuah sistem komunikasi yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan informasi antara dua lokasi. Rentang frekuensi gelombang mikro digunakan sebagai media untuk mengirimkan data.

Sistem ini banyak digunakan dalam berbagai industri, seperti dalam industri penyiaran yang menggunakan tautan gelombang mikro untuk mentransmisikan informasi atau program dari studio ke lokasi pemancar yang berjarak jauh.

Selain itu, teknologi Microwave Link juga digunakan oleh penyedia layanan internet nirkabel untuk menyediakan akses internet dengan kecepatan tinggi tanpa memerlukan koneksi kabel. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses internet secara nirkabel dan fleksibel di area tertentu dengan kecepatan tinggi.

Perusahaan smartphone telah pakai teknologi ini untuk mentransmisikan panggilan antara pusat switching lewat gelombang mikro.

Bagaimana kartu SIM kita bisa mendapatkan sinyal atau koneksi internet di berbagai tempat?

Nah, koneksi di ponsel kita akan nyari dan nyambungin kartu SIM ke tower BTS terdekat yang jangkauannya bagus, biar kita bisa dapet sinyal dari BTS ke kartu SIM.

Buat nerima dan kirim gelombang mikro dari BTS ke Base Station Controller (BSC), atau dari BTS ke BTS, dipake antena Microwave yang punya fungsi utama.

Sistem Microwave Link punya 2 bagian, yaitu indoor unit yang di shelter, sama outdoor unit yang nempel di antena Microwave.

Link gelombang mikro punya kemampuan adaptasi yang top banget karena jaringan lebar, yang mencakup rentang frekuensi yang luas banget dan bisa dipake buat kirim-menerima data dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, gelombang mikro juga tangguh abis karena bisa nembus kondisi cuaca buruk kayak hujan, kabut, atau salju, jadi transmisi nggak terganggu sama lingkungan sekitar.

Baca juga: Cara Membuat Bootable Linux Ubuntu di USB Flashdisk 2023

2. Komponen Microwave Link

Berkunjung ke suatu daerah, pasti kita seringkali menemukan Tower BTS atau menara yang terlihat besar dengan antena-antena yang berjejer rapi di atasnya.

Nah, tahukah kamu bahwa antena-antena tersebut ternyata merupakan bagian dari sistem komunikasi bernama Microwave Link? Mari kita pelajari lebih dalam mengenai komponen-komponen yang ada di dalam Microwave Link.

Indoor Unit atau IDU

Komponen pertama adalah Indoor Unit atau IDU. IDU berfungsi sebagai modulator-demodulator signal dan juga sebagai forward error correction atau FEC.

Bagi yang belum tahu, FEC adalah suatu teknik untuk memperbaiki data yang rusak saat dikirimkan melalui saluran komunikasi yang buruk. IDU biasanya diletakkan di dalam gedung.

Outdoor Unit atau ODU

Selanjutnya, ada Outdoor Unit atau ODU. ODU berfungsi untuk melakukan konversi signal digital termodulasi yang memiliki frekuensi dari rendah ke frekuensi tinggi.

Daya Outdoor Unit dicatu dari Indoor unit lewat sebuah cable koaksial. ODU terletak di luar gedung, biasanya di atas menara.

Antena

Antena juga merupakan salah satu komponen penting di dalam Microwave Link.  memiliki manfaat dalam transfer energi elektromagnetik dari ruang bebas ke ch transmisi dan sebaliknya.

Kualitas antena sangat mempengaruhi kualitas sinyal yang diterima oleh ponsel atau modem kita.

Waveguide

Waveguide merupakan komponen yang memiliki manfaat penting dalam meminimalisir redaman atau loss dalam link microwave. Redaman merupakan faktor yang memerlukan perhatian khusus dalam link microwave, karena dapat mengurangi daya sinyal yang diterima oleh penerima.

Oleh karena itu, waveguide memiliki peran yang krusial dalam mengurangi redaman.

Komponen ini mampu menjaga integritas sinyal dan memastikan bahwa daya sinyal yang diterima oleh penerima maksimal, sehingga memungkinkan link microwave berjalan dengan efektif dan efisien.

Menara

Terakhir, ada Menara yang digunakan untuk menopang Microwave Antena.

Menara harus dihitung secara benar dalam jumlah antena dan beban total agar tidak melampaui kapasitas beban maksimum dari menara. Jangan sampai menara tiba-tiba roboh karena melebihi kapasitas beban maksimum, kan?

3. Saluran Pada Microwave Link

Microwave Link memiliki beberapa saluran yang berbeda, dan ini sangat bergantung pada jarak dan frekuensi kerja yang dibutuhkan. Ada tiga jenis saluran Microwave Link yang umum digunakan, yaitu Long Haul, Medium Haul, dan Short Haul.

Long Haul

Pertama, kita mulai dengan Long Haul. Saluran ini memiliki frekuensi kerja yang berada pada rentang 2-10GHz. Jika iklim dan frekuensi berada pada kondisi normal, saluran ini dapat menjangkau jarak hingga 45km – 80km.

Frekuensi yang biasanya digunakan pada saluran ini adalah 2, 7, dan 10 GHz. Long Haul sering digunakan untuk menghubungkan daerah yang jauh seperti dari kota ke desa atau bahkan antar pulau.

Medium Haul

Kemudian, Medium Haul memiliki frekuensi kerja sekitar 11-20GHz. Jarak antara setiap titik biasanya berada di kisaran 20km hingga 40km.

Frekuensi yang digunakan untuk saluran ini biasanya adalah 13, 15, dan 18 GHz. Medium Haul digunakan untuk menghubungkan jarak yang lebih dekat seperti antar gedung atau kota ke kota yang berdekatan.

Short Haul

Terakhir, Short Haul adalah saluran yang menjangkau jarak paling pendek, dengan frekuensi kerja yang berada di kisaran tinggi 23-58 GHz.

Saluran ini biasanya digunakan untuk jarak yang sangat dekat seperti gedung ke gedung atau di dalam kota yang sama. Frekuensi yang digunakan pada saluran ini adalah 23, 26, 27, 38, 55, dan 58 GHz.

4. Definisi dan Singkatan Jaringan Microwave Link

Mari kita bahas  Teknik Jaringan Komputer dan Jaringan adalah teknologi Microwave link beberapa jenis komunikasi radio yang umum digunakan dalam dunia telekomunikasi Berikut ini:

Backbone Telekomunikasi

Pertama, kita punya Backbone Telekomunikasi, sebuah sistem komunikasi radio terestrial yang digunakan untuk kapasitas besar seperti SDH STM-1. Artinya, sistem ini dapat menangani banyak data sekaligus dalam jangkauan yang cukup luas.

Transmission Link

Selanjutnya, ada Transmission Link, yang digunakan untuk kapasitas kecil dan menengah. Sistem ini lebih fokus pada pengiriman data dengan kecepatan yang sedang, namun tetap dapat menjangkau jarak yang cukup jauh.

Microwave Link

Microwave Link adalah jenis komunikasi radio yang menggunakan gelombang mikro untuk mentransmisikan informasi dari satu stasiun atau titik ke titik lainnya.

Sistem ini biasanya digunakan pada sistem backbone telekomunikasi dan transmission link. Dengan teknologi point to point, Microwave Link sangat efektif untuk mengirimkan data dengan kecepatan tinggi dan dalam jangkauan yang cukup jauh.

Transmitter Link

Selanjutnya, ada Studio Transmitter Link, yang merupakan komunikasi point to point yang menghubungkan stasiun penyiaran dari suatu lembaga penyiaran ke sarana pemancar dan/atau sarana transmisi untuk menyalurkan siaran.

Dengan sistem ini, stasiun penyiaran dapat mengirimkan siaran ke seluruh wilayah yang dijangkau oleh pemancar atau sarana transmisi.

Spurious Emission

Kemudian, kita punya Spurious Emission, yang merupakan emisi gelombang radio di luar bandwidth yang telah ditentukan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada komunikasi radio dan dapat mempengaruhi kualitas sinyal.

Antena

Terakhir, kita punya Antena, sub perangkat radio yang berfungsi untuk memancarkan atau menerima suatu sinyal frekuensi radio. Antena sangat penting dalam sistem komunikasi radio karena memungkinkan transmisi sinyal radio dengan jarak yang lebih jauh dan dalam kualitas sinyal yang lebih baik.

– ATM : Asynchronous Transfer Mode
– BER : Bit Error Rate
– CBR : Constant Bit Rate
– CS : Channel Separation
– dB : Decibel
– dBm : Decibel mili
– EWS : Engineering Work Station
– GE : Gigabit Ethernet
– GUI : Graphical User Interface
– HDB3 : High Density Bipolar 3
– IDU : Indoor Unit
– IP : Internet Protocol
– ODU : Outdoor Unit
– PDH : Plesiochronous Digital Hierarchy
– PSK : Phase-Shift Keying
– QAM : Quadrature amplitude modulation
– QPSK : Quadrature Phase-Shift Keying
– RIC : Radio Interface Capacities
– RSL : Receive Input Signal Level
– SDH : Synchronous Digital Hierarchy
– STM : Synchronous Transport Module
– TDM : Time-Division Multiplexing
– UBR : Unspecified Bit Rate
– VBR-rt : Variable Bit Rate – real time

Penutup

Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyajikan informasi yang akurat dan jelas. Namun, jika ada kesalahan atau kamu memiliki saran atau masukan, jangan ragu untuk memberi tahu kami melalui halaman kontak atau kolom komentar di bawah artikel ini.

Bro, teknologi TJKT sekarang lagi ngetrend banget nih! Kita pasti udah gak asing lagi sama istilah jaringan komputer, telekomunikasi, microwave link, dan yang lainnya. Jaringan komputer sama telekomunikasi sekarang udah pesat banget perkembangannya, dan digunakan banget dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga tutorial ini bermanfaat banget buat kita semua, biar kita lebih paham tentang Materi Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Thanks ya udah baca, kalo ada masukan atau feedback jangan sungkan-sungkan buat kasih tau ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *